Sunday, October 4, 2015

The Right Partner

Judul di atas diambil dari quote Captain America: The First Avenger. Ketika Steve menjelaskan ke Peggy Carter tentang susahnya mengajak seorang wanita untuk berdansa sama dia, sementara tubuhnya jauh dari kata ideal, dan dia bilang kalau dia hanya bisa menunggu the right partner. Maksudnya Steve Rogers adalah partner yang bisa menerima dia apa adanya, badannya yang kurus kecil, sifatnya yang nggak bisa memperlakukan wanita dengan baik dan lainnya. Buat temen-temen yang punya self confident issue kaya gue gini mungkin akan menjawab seperti Steve Rogers ketika ditanya "mana pacarnya?", terkadang nyebelin juga kalo ditanya "pacar lo mana?" atau "kapan mau nikah?" padahal umur gue belom mateng-mateng banget untuk nikah. Tapi sejujurnya khayalan tentang masa depan bareng the right partner itu sering banget muncul. Belum jelas sama siapa, tapi siapa sih yang nggak membayangkan seseorang yang sempurna?

Ada beberapa tipikal pria yang gue harap bisa menjadi my right partner. Ada yang menginspirasi, tapi dia cuma fictional character. Ada yang memotivasi, tapi dia cuma penyanyi idola. Ada yang pernah selalu bikin semangat kuliah, tapi dia dosen. Ada yang sering ditemuin bahkan suka mampir ke rumah, tapi hatinya ada di wanita lain. Ada yang udah kenal dari masa sekolah, gak pernah berenti ngobrol, sering curhat, bahkan saling merasa nyaman, tapi sering ngajakin berantem dan bikin galau karena ego kita yang sama-sama tinggi. Ada lagi yang bisa mengimbangi sifat gue, bisa selalu bikin seneng hanya dengan mengingatnya, punya minat dan kesukaan yang sama, bisa membimbing dan bisa buat gue menjadi orang yang lebih baik, humoris, dewasa, berwawasan luas, tapi...............beda keyakinan.

Sampai saat ini gue masih menanti my right partner. Dari beberapa deskripsi yang gue jelasin di atas tadi, yang terakhirlah yang masih terasa sampe sekarang. Memang baru sekitar satu bulan I decided to leave him. Ya, gue yang suka gue juga yang meninggalkan, for us. Demi seseorang yang sedang ia jaga perasaannya dan demi perasaan gue juga. Awalnya memang nggak kebayang bagaimana gue bisa ngejalanin hari tanpa  dia. Dia yang selalu mau mendengarkan gue, dia yang selalu menasihati gue, dia yang selalu membuat gue bahagia, dia yang paling mengerti gue.. It's not easy seriously. But that's that. "Belajar untuk Myla supaya makin tambah mateng dan dewasa ya" he said, then I will :)

Well, but I thank God for them thou. Mereka yang pernah menjadi 'guru' dalam hidup gue, membuat gue manjadi seorang yang pernah rapuh namun bisa kembali utuh, meskipun MOSTLY yang menolong pada saat-saat itu adalah diri gue sendiri dan Tuhan. I will never forget them. Thank you. 

Semoga dengan memilih jalan yang berbeda, kita bisa diprtemukan lagi di lain waktu dan di lain tempat dengan semua yang baru. Perasaan baru...yang jauh lebih baik dari sekarang. Buat kamu, terlalu banyak kata 'terima kasih' yang mau aku ucapin. Terima kasih untuk segala-galanya. Terima kasih sudah menjadi kamu, yang baik..sangat sangat baik. Semoga kamu selalu bahagia, semoga hal-hal yang pernah aku tulis buat kamu di dalam jar itu segera menjadi kenyataan, including 'hope you'll find someone who sees you wonderful like I do' :)

Friday, March 20, 2015

Background versus Passion

Entah kenapa dua hal ini selalu harus dikaitkan; Background (jurusan saat kalian masih belajar di bangku SMA dan kuliah) dan Passion (cita-cita kalian). Kalo kalian punya passion di bidang A ya berarti kalian harus belajar atau kuliah di bidang A juga. Jujur, saya bukan tipe yang HARUS banget menaati "aturan" itu. Padahal banyak temen-temen diluar sana yang "kecebur" di program waktu kuliah dan pekerjaannya sekarang. Buat saya belajar itu ngga harus di satu bidang aja, ngga dosa dong kalo kita belajar ilmu Politik, Hukum, Komunikasi & Ekonomi bersamaan selama kita mampu menampung semuanya?

Saya sendiri adalah seorang lulusan Accounting dulunya. Walaupun cuma punya gelar diploma saya merasa udah cukup belajar suatu bidang yang (maaf) saya kurang minati. Saya pernah berfikir kalo saya nggak suka Accounting karena saya nggak mampu, tapi semakin kesini saya sendiri semakin paham alasan saya nggak suka bidang ini karena saya memang belum ada niat untuk pelajari bidang ini lebih dalam lagi. Kalo ditanya "kenapa bisa masuk Akuntansi kalo memang nggak suka?" Saya sendiri pun nggak paham. Saya pilih tiga jurusan yang sesuai dengan jurusan saya di SMA (IPS) waktu test dan akhirnya saya diterima di salah satu jurusan yang (secara random) saya pilih tersebut dan saya jalani-lah balada kehidupan anak kuliah (yang salah jurusan) sampai wisuda.

Tiga tahun kuliah, terlalu banyak cerita yang saya alami disana dan udah ditulis juga disini. Buat orang yang nggak ngerasain mungkin opininya "tiga taun cepet kok..", dan karena saya juga udah lulus saya bisa bilang "Iya, memang ngga kerasa.. Tau-tau udah wisuda. Pisah sama temen-temen seperjuangan. Jalan masing-masing demi cita-cita, bahkan banyak juga yang udah sampe di pelabuhan terakhirnya (baca: married).." I'm sure they're now on their best path, finding their passion and love. So am I.

Walaupun saat ini saya belum menemukan pekerjaan impian saya, saya sangat amat bersyukur pernah dikasih Tuhan the bestest gift, berupa pengalaman dan orang-orang baik yang juga hebat. Kerja di salah satu label musik besar yang saya anggap semuanya sebagai keluarga. Mereka semua baik, baik banget. No words to describe how proud I am to worked with them all. Setelah satu taun disana saya lanjut ke salah satu reseller brand gadget besar di dunia. Saya gabung di divisi marketing. Kita team kecil yang anggotanya cuma empat orang (termasuk saya), walaupun cuma dikasih kesempatan selama satu bulan, tapi pengalaman, temen-temen dan ilmu yang saya terima dari sana sangat berkesan. Kalo bukan karena jarak dan orang tua, saya ngga mau tinggalin tempat itu. Sejujurnya berat ninggalinnya, walaupun cuma satu bulan....

Kedua perusahaan itu nggak melihat background saya sewaktu kuliah. Mereka percaya kemampuan saya diluar dari jurusan yang pernah saya pelajari di bangku SMA & kuliah. Itu yang membuat saya sangat menghargai dan berterimakasih ke mereka...dan Tuhan. Dari Tuhan, melalui mereka, yang kasih saya kesempatan untuk kerja di dunia entertainment dan digital media yang memang sudah menjadi passion saya dari dulu. I trust God with all of my heart. Wherever He wants me to go, I will go. He knows what's best for me. Even if it's not where I planned. He will lead me and I will follow. Just like what my friend told me "Kadang Tuhan kasih kita bukan cara yang langsung. Tapi dengan perantaranya..". Thank you. I'm always keeping these words :)

So, guys. If you have passion, work for it. Live it. Keep it. Don't worry if you're now having a tough life. Every single thing that has happen in your life is preparing you for a moment that is yet to come. Always pray, struggling and put your trust in God if you are believers indeed..

Tuesday, June 10, 2014

My Fangirl Life

Gimana sih rasanya kalo punya seseorang atau sesuatu yang bisa bikin lo semangat terus? Siapapun dia, mau gebetan, pacar, keluarga, sahabat atau idola sendiri. Yang pasti mereka-yang-jadi-mood-booster lo pasti selalu bikin hari lo lebih berwarna dan sukur-sukur kalo dia bisa bikin lo jadi punya tujuan yang jelas. Kalo gue, selain punya sahabat dan keluarga yang selalu semangatin gue, gue juga punya beberapa public figure yang bikin gue bisa senyum disaat gue lagi bete, sedih atau sekedar cari inspirasi. Makanya gue menyebut diri gue ini sebagai 'fangirl'. Walaupun udah umum, tapi mungkin masih ada beberapa orang yang gak tau apa itu 'fangirl'. Fangirl / fanboy itu cewek / cowok yang ngefans sama seseorang atau sesuatu. Tergantung dengan gender mereka.

Gue udah jadi fangirl dari gue kecil jujur aja. Mungkin sekitar umur 4 taunan. Kalo waktu sih alesan gue jadi fangirl sih karena orang yang gue idolakan itu good-looking, charming & keren. Kalo sekarang gue mengidolakan seseorang gak hanya sekedar fisiknya aja. Gue lebih menilai sejauh mana dia bisa jadi role model dan menginspirasi gue. Contoh waktu ngefans sama David Archuleta, gue gak akan pernah lupain quote dia yang "follow your passion", saat itu gue gak cuma denger dari Youtube atau lirik lagu. Gue denger langsung dari dia sewaktu dia press conference di Jakarta tahun 2011 lalu. Masih ada sekian public figure yang menginspirasi gue selain David, atau idola gue yang cuma gw kagumi dari fisiknya Gue kagumi dari fisiknya aja, sepertiii....:

1. Primus Yustisio
Waktu umur 4 taun bisa ngefans banget sama oom ini pasti karena parasnya yang oke banget. Apalagi waktu itu dia main jadi Manusia Millenium. Karena jaman gue dulu banyak banget superhero Indonesia yang bertebaran di tv kaya Saras 008 & Wiro Sableng. Tapi tetep aja yang paling keren Manusia Millenium. Mungkin kalo acara itu masih ada dengan pemain yang sama dengan senang hati masih akan gue tonton hehe..

2. Blue


Mulai suka sama mereka dari tahun 2002, waktu itu masih kelas 4 SD dan gue saingan sama sahabat gue yang fans beratnya Westlife. Well, kayanya memang dari dulu gue udah anti-mainstream. Disaat semua orang ngefans sama Westlife, gue malah ngefans sama Blue yang saat itu adalah saingan barunya Westlife. But they're cool tho. Boyband jaman dulu lebih keliatan skill nyanyi nya dibanding boyband sekarang yang kebanyakan modal tampang aja. No offense.

3. Panic! At The Disco

Inii band keren yang gue suka dari jaman SMP, and I love all of them, Ryan Ross, Brendon Urie, Spencer Smith & John Walker, mostly to Ryan Ross. Sayangnya mereka sudah terpecah belah dari beberapa taun yang lalu dan yang masih tetep pake nama P!ATD ini tinggal Brendon & Spencer. Yang bikin gue suka sama mereka ya jelas aja karna musiknya keren! Pop-rock-emo-circus, ga terlalu bikin pusing, cara Brendon nyanyi pun gak lebay & dia punya ciri khas di vokalnya. I'm so blessed to work at their label here ;)

4. Vidi Aldiano

Another Indonesian male single I adored. Sampe sekarang masih suka merinding kalo denger suaranya! Pernah sampe hebring banget waktu tweet gue dibales sama dia, sampe semua temen di smsin saking bahagianya. He's a nice dude, suaranya keren, pinter banget & taat beribadah itu yang bikin melting. But I don't really idolize him anymore, masalah perbedaan selera kali ya..

5. David Archuleta

The first ever who inspire me to follow my dream. Lucunya gue suka sama dia gara-gara Vidi Aldiano dan langsung aja ninggalin Vidi begitu aja haha. But really, because of David gue jadi punya banyak temen yang sampe sekarang pun masih keep contact. He's awesome! Gak akan pernah lupa quote nya dia yang "follow your passion", saat itu gue langsung denger kata-kata itu dari mulut dia sambil dikelilingin banyak media dan dari situlah passion gue pun muncul: gue harus jadi seseorang yang bisa bekerja di bidang entertainment juga. And here I am! Thank you so much Davey! You're truly my role-model!

6. One Direction

Sejujurnya dulu suka mereka cuma pemaksaan aja sih, semenjak David pergi misi, gue ngerasa harus punya penyemangat lagi dan muncullah mereka ke dunia showbiz. Lima cowok kece yang masih pada muda dan banyak digilai cewek-cewek seluruh dunia. Gue sampe beli buku biografinya.. Sekarang sih buat gue mereka tetep sama aja kaya dulu, ganteng, terkenal but sorry, Kebanyakan gaya. Which makes me ilang feeling kinda thing..

7. Josh Hutcherson

Pertama kali suka dia gara-gara film Journey 2, ada plus minus nya suka sama aktor kaya Josh. Kalo ada film baru yang ada dianya bisa langsung caw ke bioskop, tapiiii sekalinya ada romantic scene rasanya pengen ngebom bioskop itu...huhft.. but I love him, I love the way he act. Apalagi kalo udah kissing scene, selalu deh dapet banget feelnya *nangis di pojokan*.

8. Hunter Hayes

I've been loving him from 2011 and still going. Gak tau sampe kapan tapi Hunter Hayes ini seriously has changed my life. The young man who can play over 30 instruments and broke the WORLD RECORD, I even can't describe how much he means to me. Because when I knew him I have friends from all over the world including his team! It's awesome when people you adore notice you eventhou you're on the other side of the planet from them! I've been working the big label because of him as well. Jadi kalo dulu David bisa menginspirasi gue untuk kejar mimpi gue, Hunter malah membuktikan kalo gue bisa dapetin mimpi gue. He said: "dream as big as you want because they come true everyday". Yes Hunter, you proves it everytime! Thank you!

9. Chand Kelvin

I don't know why ketika liat namanya langsung senyam senyum sendiri. He's my flashlight, and another dream I need to catch. Memang tau dia baru pas bulan puasa tahun lalu, waktu gue lagi galau-galaunya gara-gara tau kalo someone-I-adored finally has a gf, tiba-tiba liat CK di acara TV swasta yang ratingnya tinggi banget saat itu. Setiap ada lagu dia selalu deh muncul kedepan dengan muka yang selaluuuuu sumringah. Bikin yang nonton kebawa senengnya juga. Padahal kalo diliat pertama kali dia ini tipikal cowok ganteng yang jaim, cool sejenisnya, but he's different. Dari situ langsung timbul keinginan untuk bisa ketemu langsung sama dia, apapun caranya. Sebelum kerja gue suka minta ke temen & sepupu supaya bisa ketemu CK dan gak ada yang bisa ngabulin. Setelah 2 bulan kerja, salah satu artis di label dapet schedule untuk perform di Stasiun TV itu. Then I met him for the first time ever. Aslinya gak sehebring di depan kamera, he's a sweet guy. Pertemuan kedua gak lama nih setelah yang pertama, di pertemuan kedua sama CK gue malah bisa ngobrol lebih lama. And you know what? We're actually neighbors! Jarak rumah gue sama dia yang gak terlalu jauh malah bikin gue semakin semakin dan semakin pengen lebih deket sama CK. Sayangnya gak banyak jadwal untuk ketemu dia, dan di pertemuan ketiga pun gak bisa ngobrol kaya di pertemuan kedua. Semoga kedepannya masih ada pertemuan keempat, kelima, keenam dan seterusnya hehe :)

Sekarang udah umur 22 pun masih aja suka gila sendiri gara-gara idola-idola gue itu. Tapi menurut gue kalo enggak ada mereka justru gue merasa tertolong. Soalnya setiap kali lagi kesel atau bete pasti yang gue cari pasti mereka. Sebenernya masih ada juga beberapa fictional character yang gue suka banget juga. Tapi ditaro di postingan yang lainnya aja kali yaa.. That's all folks! Never stop finding your happiness! ;) 

Thursday, February 20, 2014

Dream Came True

28 November
Yep jadi ceritanya gue ikut salah satu temen kantor dari Warner Music indonesia, Mas Rino, nemenin Winner band di MNC TV dan Shae di Trans TV. Kenapa ikut? Sedangkan tugas gue sebenernya bukan di marketing.. Yep, gue bermodus untuk ketemu Chand Kelvin di acara YKS. Sampe kabur sebelum makan siang dan ngga sempet makan juga, but I think everything was worth it lah hehe..
Di MNC TV gue nemenin Winner Band perform di Top Pop, acara sejenis Dahsyat sama Inbox gitu deh, sambil nunggu di satu ruangan sama om Gembel, nonton tipi trus makan trus nyiapin kado yang mau dikasih ke mas Achand. Kado simple, botol minum yang ada gambar kartun Chand Kelvin pake kostum Captain America, begini nih penampakannya:

Sampe Trans TV jam 5, karena dari TMII ke sananya muacet parrraaahhh, mas Rino sampe ngumpulin dosa di jalan saking emosinya haha. Sampe di Trans TV, masih dag dig dug terus, apalagi pas di ruangan tim YKS. Setiap ada yang masuk langsung matanya kemana-mana dan ketemu sama seluruh pemain disana juga heheheheheheheheheheh (ketawa orang norak).
Sampe akhirnya pas acara mulai on-air, gue duduk di belakang studio dan nonton dari tv kecil yang disediain disana. Segment berjalan terus bahkan teamnya Chand kata Olga & Tarra udah muncul di beberapa segment dan gue masih belom ketemu juga sama orang yang pengen gue temuin. Sekitar jam 10an, tiba-tiba pak Denny nyuruh band untuk mainin lagu "Kok Sepi Sih?" untuk kumpulin semua pemain. Tiba-tiba di tv yang gue tonton ada orang lari-larian dan langsung buka pintu studio 1, orang yang di tv itu lari dan ngelewatin gue, pas udah sadar siapa orang yang lari dari belakang dan ngelewatin gue...IT WAS HIM! and can you guess what fangirls usually do when they meet their idol? Gue nahan mulut gue sendiri supaya gak teriak dan ngumpet di belakang badan ade gue sendiri. Sebodo amat diliatin banyak orang. Kata ade gue, mas Rino sadar dan dia cuma geleng-geleng kepala ngeliat tingkah gue saat itu.
Akhirnya pas lagi break dan Chand mau balik ke ruangannya, gue toel pundaknya dan bilang:
Me: "Kak, foto yuk!"
CK: "yuk!" *senyum*
and hereeeeeeeee weeeeeeeeee areeeeeeeeeee........!!!!!
Karena waktu itu Achand lagi sakit dan mukanya lagi keliatan nggak enak banget jadi gue urungkan niat gue untuk ngasih botol minum itu. So I went home with regret.

3 Desember
Main ke YKS lagiiii... Kali ini nemenin anak-anak Angkasa perform disana. Ga ada satupun orang kantor yang tau kalo gue pulang cepet demi ke Trans TV (lagi) selain mas Rino ahaks. Jadi gue naik ke stasiun sebrang dulu biar langsung dijemput bapake. Sampe di Cikini tiba-tiba ada bapak-bapak yang nyamperin gue. Disitu sama sekali gak gue gubris itu orang, pas mau nyebrang masih ngikutin juga itu manusia. Serem banget! Akhirnya ketemu bokap dan kita langsung cabut ke Trans! Sampe sana sekitar jam 9 langsung ke ruangan anak-anak Angkasa, setelah ngobrol-ngobrol gue keluar dari ruangan tersebut mau menuju ke studio 1. Tiba-tiba.......guess whom I saw?! Yess, Chand Kelvin! Dia ternyata baru sampe Trans juga sambil pake baju merah Mosh B`Diamond-nya itu. Alhamdulillah gue gak pingsan.. Udah pernah ketemu jadi lebih santai kalo ketemu dia lagi haha. And I went to Studio 1, sat on the couch there sampe kemudian CK duduk disebelah gue sambil baca script dan pake plastik di kepalanya. And I started a convo with him.
Me: Harus banget pake plastik ya kak?
CK: iya nih. Biar ga denda..
Me: Oohh...
..................
Me: Oh iya, mumpung kamu lagi disini, aku mau ngasih kamu ini *kasih paper bag ke CK*
CK: *muka bengong* apa nih?
Me: liat aja.
CK: *buka dan ngambil tumbler Capt. Chand Kelvin* whoaaa. Makasih yaa..
Me: Iyaa hehe. Sebenernya aku mau kasih kemaren pas bintang tamu nya Kotak, tapi karena ujan akhirnya gak jadi..
CK: Emang kamu dari mana?
Me: Aku dari Warner, labelnya Kotak dll.
CK: Trus kamu kesini sama siapa?
Me: Hari ini sama Angkasa.
CK: oh gituu..
*Billy comes in"
CK: Bil gue dapet ini dong Biiiilll.....!!
Billy: *point to me* Kelviners ya?
Me: hehe..
Billy: dari mana?
Me: Bekasi.
CK: Bekasi nya dimana?
Me: Jatiasih.
CK: Jatiasihnya dimana?
Seriously mas Chand Kelvin ini banyaaaaakkkk banget nanyanya hahaha bikin gemes!
Me: di Pondok Gede Permai.
CK: ooh yang ke arah Hutama itu ya!? (mulai sotoy)
Me: eh? iiiiiiiyya... (tiba-tiba amnesia sama rumah sendiri jadi iyain aja)
CK: Ooooh..Saya suka tuh jalan ke daerah sana naik motor.
Me: Rumah kamu di Jatibening ya? apa Jatikramat?
CK: Kok tau? heheheheh... iya aku di Jatikramat.
Me: Oooh disitu deket ya rumah kita berarti (kesenengan)
CK: iya deket hehe..
CK: *sok-sok minum pake tumbler yang gue kasih. padahal ga ada isinya* BIL! Gue seger banget nih minum pake botol ini..!
Me: yaaakkhilaaaahh... (padahal dalem hati udah loncat-loncat kesenengan)
CK: *baca nama gue yang ada di botol* Rammyla Firsty.
Me: Panggil aja Mila..
CK: Hoo Mila.. Makasih ya Milaaaaaaaaaaaaaaa *sambil pasang senyum paling manis + mata sipitnya*
Me: iyaaaaaa kakaaaakkk... *maksain senyum, tangan gemeteran, hampir mimisan, hampir pingsan* (lebay)
CK: *baca script*
Me: *senderan sedikit ke dia & liat scriptnya*
CK: *tiba-tiba ngegepin gue sambil senyum*
Me: *sadar kegep* *cengengesan* hehehehhehe
Dan setelah itu dia mulai masuk segment. Paper bag sama tumbler nya ditinggalin di sofa. Tapi setelah selesai dia balik lagi ke sofa itu sambil ngambil paper bag dan bilang "ini aku ambil yaaa.. makasi yaaaaaaaaaaa.." Subhanallah..... Emang kalo mau dapet miracle tuh kudu dapet trouble dulu yak...... Dan pas udah mau pulang, gue balik lagi ke studio 1 dan ketemu dia lagi. Langsung tarik "kak sebelum pulang foto dulu yuk!" kata dia "ayok!". And here we are again ^______________________________^
And that's it! Something that I always be grateful for. Mungkin banyak yang bilang kalo mimpi ini sepele banget. But hey! Dare to dream, no matter how small or big it is. It will come true if you keep believing and following your dream. Dream as much as you can, as often as possible because they will be true unexpectedly. Cheers! ;)

Friday, May 24, 2013

3 years

My college life is just like a high school. We spent 3 years together. The classmates change every semester. I think we solid enough to be the collegers and I'm so glad to know all of them. You know I was so upset and mad when I knew I was accepted in Accounting Program. That's NOT really my thing for sure. I hate math, accounting, numbers whatsoever. I still hate it, to be honest. I don't know where I should go after this. But well, if I didn't know my Accounting mates I'd probably stepped off already from that place. We made good memories.
First semester, it was the introduction of my campus and the people, I used to be lonely in the first month. But everything went well, had some good friends, they're nice and funny. and the important thing is, you should have, at least, one eye-candy. That would be your only spirit to go to campus haha. I had one in first semester, he was my crush. We're still close till now. But okay never mind. However, my first semester went good so far.

Second semester, I gotta say I will never ever forget every memory in this semester. So much fun and hilarious moments we had together! Most of the classmates were from the first semester so I know them very well. They're rude in the fun way seriously. I just love them! Miss them all so much. If only I could go back to the old times, I'd love to be back in this semester and repeat good memories with someone I still have a crush with :'')

Third semester. Being in class with lots of smart people is not my favorite. I feel like I was in under-pressure to be in this semester. I can't even remember the good things from this semester. Bye.

Forth semester, way much better than the third. But still less better than the second tee-hee. I got to meet my best friends again, we were in the same class. What I love from this semester is, I can feel a strong friendship between us. We care each other yet tease each other. I feel comfortable to be silly with them all. Thank you for the friendship we had in AKN B :)

Fifth Semester! This is the last semester we studied together. Had fun and even being in under pressure lol. Had quizzes, homeworks, assignments yet still have fun! I just tried to enjoy every single time we had in here. But yeah so much fun, we all get closer each other even with the teachers too, they're all fun and nice. I just can't get over with the first Auditing teachers, she's my only fear to be honest haha and one teacher who was my spirit as well XD

another good moments we spent together were on fieldtrip and makrab. Fieldtrip with accounting mates was really unforgettable seriously. But I have one regret: why I wasn't on the same bus with someone and my besties? but so far so great, I told ya. Can't forget how exhausted we were, and the team were the bestest ever. So proud!! They really did a super cool job! :)
and makrab? well I'm smiling awkwardly because I still remember how awkward I was to be in the same place with the one I adore much. We didn't talk much. But I couldn't stop staring at him and I'm pretty sure he knew it! I got caught by him million times lol (I'm not sorry dude. You're too attractive..) ah okay back to the moment! We singing and dancing together till midnight, shared lot of things about how we first met, together around the bonfire.. and did the outbound the next morning! gratefully I didn't join those disgusting stuff XD
Okay last but not least, I enjoy my last 3 years with my accounting pals. I love them so much. I really do. Eventho sometimes I assume I didn't want to be there, believe me it's not because the friends. I just hate the program, I have no ability at it. But them the guys make it better. They're the reason why I keep staying in the program. Thank you  guys. You're the best ever :)