Entah kenapa dua hal ini selalu harus dikaitkan; Background (jurusan saat kalian masih belajar di bangku SMA dan kuliah) dan Passion (cita-cita kalian). Kalo kalian punya passion di bidang A ya berarti kalian harus belajar atau kuliah di bidang A juga. Jujur, saya bukan tipe yang HARUS banget menaati "aturan" itu. Padahal banyak temen-temen diluar sana yang "kecebur" di program waktu kuliah dan pekerjaannya sekarang. Buat saya belajar itu ngga harus di satu bidang aja, ngga dosa dong kalo kita belajar ilmu Politik, Hukum, Komunikasi & Ekonomi bersamaan selama kita mampu menampung semuanya?
Saya sendiri adalah seorang lulusan Accounting dulunya. Walaupun cuma punya gelar diploma saya merasa udah cukup belajar suatu bidang yang (maaf) saya kurang minati. Saya pernah berfikir kalo saya nggak suka Accounting karena saya nggak mampu, tapi semakin kesini saya sendiri semakin paham alasan saya nggak suka bidang ini karena saya memang belum ada niat untuk pelajari bidang ini lebih dalam lagi. Kalo ditanya "kenapa bisa masuk Akuntansi kalo memang nggak suka?" Saya sendiri pun nggak paham. Saya pilih tiga jurusan yang sesuai dengan jurusan saya di SMA (IPS) waktu test dan akhirnya saya diterima di salah satu jurusan yang (secara random) saya pilih tersebut dan saya jalani-lah balada kehidupan anak kuliah (yang salah jurusan) sampai wisuda.
Saya sendiri adalah seorang lulusan Accounting dulunya. Walaupun cuma punya gelar diploma saya merasa udah cukup belajar suatu bidang yang (maaf) saya kurang minati. Saya pernah berfikir kalo saya nggak suka Accounting karena saya nggak mampu, tapi semakin kesini saya sendiri semakin paham alasan saya nggak suka bidang ini karena saya memang belum ada niat untuk pelajari bidang ini lebih dalam lagi. Kalo ditanya "kenapa bisa masuk Akuntansi kalo memang nggak suka?" Saya sendiri pun nggak paham. Saya pilih tiga jurusan yang sesuai dengan jurusan saya di SMA (IPS) waktu test dan akhirnya saya diterima di salah satu jurusan yang (secara random) saya pilih tersebut dan saya jalani-lah balada kehidupan anak kuliah (yang salah jurusan) sampai wisuda.
Tiga tahun kuliah, terlalu banyak cerita yang saya alami disana dan udah ditulis juga disini. Buat orang yang nggak ngerasain mungkin opininya "tiga taun cepet kok..", dan karena saya juga udah lulus saya bisa bilang "Iya, memang ngga kerasa.. Tau-tau udah wisuda. Pisah sama temen-temen seperjuangan. Jalan masing-masing demi cita-cita, bahkan banyak juga yang udah sampe di pelabuhan terakhirnya (baca: married).." I'm sure they're now on their best path, finding their passion and love. So am I.
Walaupun saat ini saya belum menemukan pekerjaan impian saya, saya sangat amat bersyukur pernah dikasih Tuhan the bestest gift, berupa pengalaman dan orang-orang baik yang juga hebat. Kerja di salah satu label musik besar yang saya anggap semuanya sebagai keluarga. Mereka semua baik, baik banget. No words to describe how proud I am to worked with them all. Setelah satu taun disana saya lanjut ke salah satu reseller brand gadget besar di dunia. Saya gabung di divisi marketing. Kita team kecil yang anggotanya cuma empat orang (termasuk saya), walaupun cuma dikasih kesempatan selama satu bulan, tapi pengalaman, temen-temen dan ilmu yang saya terima dari sana sangat berkesan. Kalo bukan karena jarak dan orang tua, saya ngga mau tinggalin tempat itu. Sejujurnya berat ninggalinnya, walaupun cuma satu bulan....
Kedua perusahaan itu nggak melihat background saya sewaktu kuliah. Mereka percaya kemampuan saya diluar dari jurusan yang pernah saya pelajari di bangku SMA & kuliah. Itu yang membuat saya sangat menghargai dan berterimakasih ke mereka...dan Tuhan. Dari Tuhan, melalui mereka, yang kasih saya kesempatan untuk kerja di dunia entertainment dan digital media yang memang sudah menjadi passion saya dari dulu. I trust God with all of my heart. Wherever He wants me to go, I will go. He knows what's best for me. Even if it's not where I planned. He will lead me and I will follow. Just like what my friend told me "Kadang Tuhan kasih kita bukan cara yang langsung. Tapi dengan perantaranya..". Thank you. I'm always keeping these words :)
So, guys. If you have passion, work for it. Live it. Keep it. Don't worry if you're now having a tough life. Every single thing that has happen in your life is preparing you for a moment that is yet to come. Always pray, struggling and put your trust in God if you are believers indeed..